Jasa
Contact Merezaditya88@gmail.com

Cara Belajar Yang Menyenangkan Yang Biasa Saya Lakukan

Ada banyak sekali cara belajar yang menyenangkan.

Namun yang harus digarisbawahi, setiap orang punya selera dan sudut pandangnya sendiri dalam menentukan gaya belajarnya.

Belajar Dengan Tenang

Ada yang merasa nyaman ketika belajar sambil mendengarkan musik. Tapi tak sedikit pula yang suka suasana belajar hening seperti di perpustakaan.

Dan Saya termasuk orang dengan kategori yang kedua.

Singkatnya, cara belajar yang menyenangkan bagi sebagian orang, belum tentu bisa menyenangkan bagi orang lain.

Di tulisan kali ini, Saya ingin sedikit berbagi pengalaman tentang cara belajar yang biasa Saya lakukan.

Note: Belajar disini bukan harus belajar formal ya. Belajar yang non formal seperti ngeblog juga termasuk ke dalamnya.

Share pengalaman belajar disini adalah bagaimana cara Saya ketika belajar tentang digital marketing strategy, yang langsung diterapkan pada toko online kami (Saya dan Istri).

#1. Menentukan Skala Prioritas Yang Ingin Dikerjakan

Skala Prioritas

Gagal merencanakan sama dengan merencanakan kegagalan.

Terdengar klise memang. Tapi begitulah adanya.

Bahkan terkadang, hal-hal yang sudah direncanakan dengan baik saja masih bisa meleset hasilnya. Apalagi jika tak direncanakan sama sekali.

Dengan menggunakan skala prioritas, hal-hal yang ingin dipelajari bisa menjadi lebih terstruktur dan rapi.

Sangat membantu sekali tentunya. Terlebih lagi jika yang ingin dipelajari adalah sesuatu yang sulit.

Sebagai contoh, misalnya hari ini akan belajar copywriting, menganalisa toko online, dan belajar melihat trend di social media.

Semuanya harus dibuat secara jelas.

Saya sering menggunakan kertas HVS dan menuliskan apa saja yang ingin dipelajari.

#2. Belajar Di Malam Hari

Belajar Malam Hari

Pagi sampai siang atau bahkan sore hari, Saya selalu mengerjakan rutinitas pekerjaan seperti praktisi SEO pada umumnya.

Otomatis, waktu yang bisa Saya optimalkan untuk belajar hanyalah malam hari. Tepatnya setelah sholat Isya.

Durasinya juga tidak lama. Hanya sampai jam 10 – 11 malam.

Dan setelah selesai belajar, Saya selalu menyempatkan diri untuk mencatat apa yang Saya pelajari di notepad.

Termasuk apakah Saya sudah mengerti atau masih harus belajar lagi.

#3. Gunakan Sistem 60 – 10

Karena lebih banyak duduk di depan laptop ketika belajar, pinggang akan terasa sakit jika tak diberikan jeda yang cukup.

Selain minum air putih secukupnya, Saya usahakan juga untuk menerapkan sistem 60 – 10.

Teknik ini Saya dapatkan ketika ikut kursus bisnis online di AsianBrain.

Lakukan 60 menit bekerja/belajar, dan 10 menit berdiri.

Membuat Kopi

Apakah itu membuat kopi, atau sekedar membaca buku.

#4. Jangan Belajar Sambil Membuka Social Media

Godaan Social Media

Bukannya social media itu tidak baik, tapi ketika sedang fokus belajar, sebaiknya jangan sambil membuka social media.

Kecuali jika Anda bisa mempertahankan fokus, tidak masalah.

Tapi bagi Saya pribadi, jika belajar sambil membuka social media, Saya akan gagal fokus.

Dan yang terjadi, Saya malah akan terus men-scroll timeline social media sampai menemukan tulisan footer yang susah ketemu.


4 point di atas adalah beberapa hal yang biasa Saya lakukan ketika belajar.

Dan hingga saat ini, Cara di atas merupakan cara belajar yang menyenangkan bagi Saya.

Bagaimana menurut Anda?    

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *