Korelasi Negatif Antara Kesuksesan Dan Drop Out

Ketika berbicara tentang kesuksesan dan drop out di zaman sekarang ini, mayoritas generasi milenial biasanya langsung ingat pada sosok Steve Jobs, Bill Gates, dan atau Mark Zuckerberg.

Tak salah memang, karena mereka semua merupakan ikon penting di balik boomingnya teknologi hingga saat ini.

Kesuksesan Dan Drop Out

Sungguh tak ada yang menyangkal akan kualitas dan pengaruh apple, microsoft, hingga facebook yang sudah sangat mendunia.

Apple sukses membangun tribes/pengguna fanatik (Fanboy) yang mereka anggap eksklusif.

Sedangkan microsoft berhasil membuat banyak orang menjadi lebih paham dalam menggunakan perangkat komputer.

Meskipun IRONISNYA, banyak program microsoft yang dibajak di Indonesia.

Sedangkan untuk facebook, social media yang satu ini mampu mempertemukan orang-orang yang dulunya terpisah karena jarak yang sangat jauh.

Asalkan memiliki akun facebook, semua orang tetap bisa saling berhubungan walaupun berbeda kota, negara, bahkan benua!

Kesuksesan Dan Drop Out Yang Salah Kaprah

Banyak generasi muda yang salah kaprah dalam menilai hubungan antara drop out dan kesuksesan.

Mereka beranggapan bahwa untuk meraih kesuksesan, dibutuhkan FOKUS serta keberanian untuk melangkah.

Dan memilih drop out adalah satunya.

Well, Tahukah Anda jika Steve Jobs memilih drop out kuliah karena tak tega telah menghabiskan banyak uang orang tuanya?

Sedangkan Bill Gates yang meskipun tak pernah lulus kuliah, ia tak pernah sekalipun memotivasi para mahasiswa untuk mengikuti jejaknya.

Dan Mark Zuckerberg, dia memilih drop out setelah facebook mulai bisa diterima dengan baik di lingkungan kampusnya.

Intinya, tak ada satupun dari mereka yang mengatakan bahwa drop out merupakan salah satu kunci sukses.

Kalau mau sukses, rumusnya masih tetap sama.

Doa -> Motivasi -> Strategi -> Kerja keras -> Konsistensi

Saya ingin mengutip perkataan raja dangdut Rhoma Irama,

Masa muda, masa yang berapi-api

Yang maunya menang sendiri

Walau salah tak perduli

Jangan sampai Anda mengambil keputusan gegabah hanya karena salah kaprah dalam melihat hubungan antara drop out dan kesuksesan.

Tak salah memang jika ingin memilih jalan sendiri.

Tapi ingat juga bahwa jika orangtua masih mampu untuk membiayai kuliah-mu, berikanlah kebahagiaan yang sangat berarti bagi mereka.

WISUDA.

Author: Reza Aditya

Blogger || Internet Marketer (SEO) || Entrepreneur (Online Shop)

One thought on “Korelasi Negatif Antara Kesuksesan Dan Drop Out”

  1. Nah setuju dengan pernyataannya Mas Reza, tapi sayang banyak orang yang tidak mampu menelaah sebuah peristiwa sampai sedalam itu.

    Bahkan banyak yang menggunjingkan tentang status pendidikan salah satu Menteri kita, yang well sekarang beliau sudah dapat gelar Doktor Honoris Causa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *