Jasa
Contact Merezaditya88@gmail.com

Peduli Bahaya Narkoba Dengan Menyebarkan Konten Positif

Kamis 19 Oktober, Saya bersama teman-teman dari komunitas blogger Jakarta di-undang ke acara forum komunikasi orangtua peduli bahaya narkoba.

Acara ini berlokasi di hotel ibis cawang, Jakarta Selatan.

Peduli Bahaya Narkoba

Ketika sampai di depan pintu ruangan, langsung tampak banner CNS (Cegah Narkoba Streaming) radio yang berdiri dengan gagah.

CNS radio ini merupakan aplikasi smartphone tentang pencegahan narkoba yang bisa di-download GRATIS di playstore.

Banner CNS
Banner CNS

Dan sekitar jam 08.45 WIB, Saya langsung masuk ke dalam ruangan bersama teman-teman dari blogger Jakarta untuk registrasi.

Registrasi Peserta
Registrasi Peserta

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya acara dimulai jam 09.30 WIB.

Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Saya suka ini. Biar lebih membara semangat NASIONAL IS ME nya!

Berikutnya ada kata sambutan dari perwakilan BNN.

Sambutan Perwakilan BNN
Sambutan Perwakilan BNN

Selang beberapa saat, para tamu undangan diberikan jeda waktu untuk coffee break sejenak.

Done.

Next, Saatnya pemaparan materi pertama dari DR. Melok Roro Kinanthi.

FYI, Ada 2 narasumber di acara ini.

Narasumber yang pertama adalah DR. Melok Roro Kinanthi.

Presentasi DR. Melok Roro Kinanthi
Presentasi DR. Melok Roro Kinanthi

Beliau adalah seorang psikolog keluarga.

Di sesi ini, DR. Melok menyampaikan materi tentang optimalisasi peran orangtua dan blogger dalam pembuatan konten positif.

Karena di sebagian besar kasus yang ada, faktor internal merupakan penyumbang terbesar munculnya pengguna dan pecandu narkoba.

Mulai dari pribadi yang bersangkutan, keluarga, hubungan sosial, hingga lingkungan di sekitar.

Untuk itu diperlukan kepedulian para blogger dan netizen untuk menangkal atau paling tidak meminimalisir hal ini.

Caranya?

Dengan meng-kampanyekan GERAKAN ANTI NARKOBA melalui internet.

Baik itu melalui blog maupun sosial media.

By the way, DR. Melok ini ternyata seorang blogger juga!

Di sela-sela pemaparan materinya, beliau mempublikasikan 2 blog yang dikelolanya.

Ngakunya sih newbie (Pemula) di bidang blogging.

Tapi kalau melihat blognya yang dua-duanya TLD (Top level domain), rasanya beliau bukan blogger pemula.

Mastah memang selalu merendah kan? ^_^

Well, Silahkan menyempatkan diri untuk mengunjungi blog beliau.

.

.

Setelah sesi DR. Melok berakhir, dilanjutkan dengan sesi Drs. Suprayitno, S.H. selaku direktur diseminasi informasi.

Materi Diseminasi Informasi Oleh Drs. Suprayitno, S.H
Materi Diseminasi Informasi Oleh Drs. Suprayitno, S.H

Beliau menyampaikan materi seputar diseminasi informasi di era digital dan peran netizen dalam pencegahan P4GN.

P4GN merupakan singkatan dari: Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba.

Yang lebih ditekankan disini adalah kontribusi para netizen, blogger, dan media online dalam meng-kampanyekan BAHAYA NARKOBA se-massive mungkin.

Tentunya sesuai porsi dan kompetensi bidang masing-masing.

Karena faktanya, saat ini adalah era digital, yang sebagian besar orang lebih memilih mencari informasi melalui internet.

Singkat kata, jika sebagian besar informasi yang ada di internet didominasi oleh konten positif, tentunya akan menjadi kabar yang sangat menggembirakan.

Karena secara tak langsung akan berperan dalam pencegahan narkoba.

Ya, Era digital ini bagaikan pisau bermata dua.

Di satu sisi bisa memberikan dampak yang sangat positif, namun di sisi lain bisa juga berdampak buruk jika tak pandai-pandai memilah informasi.

Setelah materi ke-2 berakhir, acara dilanjutkan dengan sharing tentang narkoba dari semua tamu undangan yang hadir.

Dan acara berakhir pada pukul 14.30 WIB.

.

.

.

Catatan Saya Tentang Peduli Bahaya Narkoba

Mencegah lebih baik ketimbang mengobati. Idealnya seperti itu.

Tapi kalau sudah terlanjur harus diobati, mau tak mau memang harus diobati.

Ketimbang menghukum semua pelaku narkoba yang dianggap kriminal, akan lebih baik jika menyembuhkan sebagian dari mereka yang masih pantas untuk di-rehab.

Dan tentu saja ini merupakan domain dari pihak yang berwajib seperti kepolisian dan BNN selaku decision maker.

Saya tetap berharap bahwa hukuman berat yang ditujukan kepada para pelaku narkoba (Khususnya level pengedar dan produsen) bisa diterapkan dengan baik.

Dan jangan sampai mereka (Para pelaku narkoba) berlindung di balik perisai bernama Hak Asasi Manusia.

Cara Paling Efektif Untuk Mencegah Narkoba

Protect your family and people arround you!

Ada 2 cara yang menurut Saya bisa dilakukan

#1. Menanamkan Nilai-nilai Agama

Indonesia adalah negara yang berAgama, sebagaimana yang terdapat pada sila ke-1 pancasila.

Dan sebagai negara yang berketuhanan, sudah sepantasnya kita memegang teguh nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi yang muslim, bisa dengan cara semakin rajin beribadah, baik yang wajib maupun sunnah.

Dan usahakan untuk bergaul dengan orang-orang baik.

Saya termasuk salah satu orang yang yakin bahwa pergaulan sangat berpengaruh terhadap pribadi seseorang.

Ibarat calon pembeli yang bertanya-tanya pada penjual parfum, pastinya dia akan kecipratan bau parfum tersebut.

#2. Menyibukkan Diri dengan Berbagai Kegiatan Positif

Ini sangat membantu dalam mengalihkan pikiran seseorang agar enggan menyentuh barang haram bernama narkoba.

Akan lebih baik lagi jika seseorang memiliki hobi yang positif, atau dalam tingkatan yang lebih tinggi memiliki passion.

Passion itu tak hanya bernilai positif, tapi juga memberikan manfaat bagi orang lain.

Seperti mengajar misalnya, itu adalah contoh passion yang sesungguhnya. Berbeda halnya dengan bermain game yang lebih mengarah ke hobi.

Kedua hal di atas rasanya sudah lebih dari cukup untuk membunuh narkoba.

Pertanyaannya sekarang, sudahkah kita ikut ambil bagian dalam menyuarakan GERAKAN ANTI NARKOBA?

Jika belum, masih ada kesempatan untuk ikut ambil bagian.

Jika sudah, saatnya untuk merangkul lebih banyak pihak agar bersama-sama melenyapkan barang haram ini!

#StopNarkoba #CegahNarkoba #LawanNarkoba

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *