www.domainesia.com
Contact Megoal.reza@gmail.com

Pemanfaatan Tanah Wakaf Untuk Pesantren Digital Marketing

Doa Anak Sholeh Untuk Orangtua
Sumber gambar: https://www.pexels.com/

Ketika seseorang sudah meninggal dunia, akan terputus semua amalannya kecuali 3 hal:

  1. Sedekah Jariyah
  2. Ilmu Yang Bermanfaat
  3. Doa Anak Sholeh Untuk Orang Tuanya

“(HR Muslim – No. 1631)”

Orang yang pernah bersedekah jariyah, berbagi ilmu yang bermanfaat, serta memiliki anak sholeh / sholeha yang mendoakan kebaikan untuknya, adalah orang yang sangat beruntung.

Karena meskipun sudah meninggal dunia, akan ada pahala yang terus mengalir (Jariyah) untuknya.

Wakaf termasuk bentuk sedekah Jariyah. Yaitu memberikan harta dan atau benda agar bisa dimanfaatkan dengan OPTIMAL untuk kepentingan masyarakat umum.

Ini yang membuat wakaf merupakan salah satu instrumen penting dalam perekonomian suatu negara. Karena merupakan jembatan penghubung antara orang yang kaya dan kurang mampu.

Beberapa contoh wakaf adalah seseorang yang memberikan tanah untuk pembangunan Masjid, rumah sakit, sekolah, dan sejenisnya.

Tanah yang ditujukan untuk hal-hal di atas sering disebut juga sebagai tanah wakaf.

Perkembangan, Pemanfaatan, Dan Potensi Tanah Wakaf Di Indonesia

Perkembangan Tanah Wakaf
Sumber Gambar: https://www.instagram.com/literasizakatwakaf/

Sejak disahkannya UU No. 41 tahun 2004 tentang Wakaf dan PP No. 42 tahun 2006 tentang pelaksanaannya, kita bisa melihat bahwa pemerintah sudah sangat peduli akan manfaat dan potensi wakaf.

Dari rujukan UU dan PP di atas kemudian dibentuk Badan Wakaf Indonesia (BWI) yang bertugas untuk mengembangkan dan memajukan perwakafan di Indonesia.

Lebih jauh lagi, BWI dibentuk untuk membina nazhir (Pengelola aset wakaf) supaya bisa lebih OPTIMAL dalam mengelola aset wakaf.

Sehingga bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat umum.

Baik itu dalam hal sosial, ekonomi, hingga pembangunan infrastruktur publik.

BWI berkedudukan di ibukota Negara, namun bisa membentuk perwakilan di provinsi / kabupaten/ kota sesuai kebutuhannya.

Anggota BWI punya masa jabatan selama 3 tahun, yang diangkat dan diberhentikan langsung oleh Presiden.

Pemanfaatan Tanah Wakaf di Indonesia

Penggunaan Tanah Wakaf di Indonesia

Data di atas diambil dari situs resmi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam – Kementerian Agama Republik Indonesia.

Untuk case Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia, Saya OPTIMIS kalau jumlah di atas masih bisa bertambah lagi.

***

Di sini Saya tidak akan panjang lebar menjelaskan tentang tanah wakaf dan potensinya, melainkan FOKUS menjabarkan konsep untuk pemanfaatan tanah wakaf di Indonesia.

InsyaAllah ini bisa dijadikan opsi pemanfaatan tanah wakaf oleh para stakeholder.

Bismillah.

Saya punya gagasan untuk memanfaatkan tanah wakaf sebagai cikal bakal pesantren. Bukan pesantren pada umumnya, melainkan pesantren tahfidz dan digital marketing.

Tanah Wakaf Untuk Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing

Tanah Wakaf Untuk Pesantren Digital Marketing

Simplenya, ini adalah kombinasi antara metode belajar di pesantren tahfidz dengan digital marketing yang sedang BOOMING saat ini, dan punya masa depan cerah.

TUJUAN AKHIRNYA, para santri yang ikut dalam program ini tidak hanya mampu menghafal Al-Quran, tapi juga bisa mandiri secara finansial karena punya skill digital marketing yang mumpuni.

Akhiratnya dapat. Dunianya tidak ditinggalkan.

Carilah Apa yang Telah Dianugerahkan Oleh Allah Kepadamu (kebahagiaan) di Akhirat, dan Jangan Lupakan Bagianmu (kenikmatan) di Dunia.” (Al Qashash 77).

Program ini menerima 11 orang santri laki-laki setiap tahunnya, dan akan dibantu oleh beberapa orang fasilitator dengan rincian:

  • 1 orang kepala program studi yang bertanggung jawab penuh terhadap semua kegiatan pesantren tahfidz dan digital marketing.
  • 1 orang ustadz sebagai tempat murajaah para santri, dan mengontrol kegiatan harian santri.
  • 3 orang pengajar digital marketing untuk SEO, Google Ads, dan Facebook Marketing.

Target Program Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing

Target Program Pesantren Tahfidz + Digital Marketing
Sumber Gambar: https://pixabay.com/

Di akhir tahun program (Bulan ke-12) akan diadakan ujian / evaluasi untuk melihat apakah para santri berhasil mencapai target atau tidak.

Ada 2 target utama yang dibebankan kepada para santri:

  1. Memiliki hafalan Al Quran minimal 2 juz.
  2. Menghasilkan PROFIT minimal Rp 4.000.000 per bulan dari digital marketing selama 3 bulan ke belakang. Bulan ke-10, 11, dan 12.

Setelah berhasil mencapai target di atas, para santri dianggap berhasil mengenyam program pesantren tahfidz dan digital marketing dan akan mendapat sertifikat kelulusan.

Setelah resmi keluar dari program pesantren dan digital marketing, para santri diharapkan:

  1. Termotivasi untuk menambah hafalan Al qurannya hingga 30 juz.
  2. Tetap menghasilkan PROFIT minimal Rp 4.000.000 per bulan atau lebih dari digital marketing. Baik itu dengan cara berwirausaha atau bekerja sebagai digital marketer profesional di perusahaan yang bidang bisnisnya tidak bertentangan ajaran Islam.
  3. Berbagi manfaat dengan masyarakat di lingkungan barunya. Baik itu dalam hal dakwah maupun digital marketing.

Untuk mencapai target di atas, ada 5 kegiatan utama dalam program ini.

5 Kegiatan Utama Di Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing

Program Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing
Sumber Gambar: https://pixabay.com/
  1. Sholat 5 waktu berjamaah di Masjid
  2. Sholat dhuha setiap hari
  3. Puasa Senin dan Kamis
  4. Menghafal Al Quran
  5. Belajar Digital Marketing

Semua target dan kegiatan di pesantren tahfidz dan digital marketing akan bisa berjalan dengan baik jika didukung dengan fasilitas yang mumpuni seperti:

  • Ruang belajar bersih dan nyaman
  • Dapur bersih beserta peralatannya
  • Makan 3 kali sehari secara berjama’ah
  • Tempat Istirahat Dan Sleeping bag
  • Kamar mandi bersih.
  • Koneksi Internet Yang Bagus (Wifi)
  • Olahraga futsal 1 kali 1 minggu

Syarat Mengikuti Program Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing

Syarat Mengikuti Program Pesantren Tahfidz Digital Marketing
Sumber Gambar: https://pixabay.com/
  • Mendapat ridho orangtua
  • Tidak merokok
  • Usia 18 – 21 tahun
  • Tidak sedang sekolah / kuliah
  • Belum berkeluarga
  • Siap belajar di pesantren selama 1 tahun
  • Memiliki kemauan dan tekad kuat dalam belajar
  • Bisa mengoperasikan ms. words, excel, powerpoint, serta memiliki laptop dengan RAM minimal 4GB akan menjadi nilai PLUS

N.B:

  • Santri boleh pulang jika sakit parah atau ada kerabat terdekat yang meninggal dunia
  • Jika ada hal PENTING, Keluarga santri boleh sesekali datang berkunjung di akhir pekan (Sabtu – Minggu)
  • Santri berhak mendapatkan LIBUR lebaran H-10 hingga H+10

Mekanisme Seleksi Penerimaan Santri

Mekanisme Seleksi Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing
Sumber Gambar: https://pixabay.com/
  • Panitia akan langsung menghubungi orang tua / keluarga calon santri untuk melakukan verifikasi apakah benar jika yang bersangkutan sudah diberi izin untuk mengikuti program pesantren tahfidz dan digital marketing.
  • Setiap calon santri yang merasa memenuhi syarat untuk mengikuti program ini bisa langsung mendaftar. GRATIS.
  • Panitia akan mewawancarai calon santri by phone. Termasuk meminta calon santri untuk membaca ayat Al Quran secara acak.
  • Panitia akan menghubungi langsung para santri yang terpilih untuk mengikuti program pesantren tahfidz dan digital marketing.

***

Itulah konsep pesantren tahfidz dan digital marketing yang menurut sudut pandang Saya bisa dijalankan dengan baik jika menggunakan tanah wakaf.

Program Pesantren Tahfidz Dan Digital Marketing

Kalau gagasan tentang pemanfaatan tanah wakaf untuk pesantren tahfidz dan digital marketing ini bisa terealisasi dengan baik, banyak keuntungan yang bisa didapatkan.

  • Orang yang mempromosikan, mensupport, memberikan, dan merealisasikan tanah wakaf untuk dijadikan bangunan pesantren tahfidz dan digital marketing akan mendapatkan pahala.
  • Para fasilitator yang telah memberikan ilmu bermanfaat juga akan mendapat pahala.
  • Sedangkan para santri lulusan pesantren, mereka akan menjadi generasi qurani yang memiliki skill digital marketing, sehingga bisa mandiri secara finansial, dan bermanfaat bagi masyarakat di lingkungan barunya.

Semua Keuntungan Ini Bisa Didapatkan Kalau Kita “Serius” Untuk Berniaga Dengan Allah ‘Azza wa Jalla.

Hai orang-orang yang beriman, sukakah kamu Aku tunjukkan suatu perniagaan yang dapat menyelamatkanmu dari azab yang pedih?

(yaitu)  Kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan berjihad di jalan-Nya dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu jika kamu mengetahuinya.

Niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan memasukkan Kamu ke dalam surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, dan (Memasukkan kamu) ke tempat tinggal yang baik di surga ‘Adn. Itulah keberuntungan yang besar.”

(QS. ash-Shaff: 10-12).

Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog Festival Literasi Zakat Dan Wakaf 2019.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *